Keindahan pohon tabebuya di Taman Balai Kota Among Tani, jalan Panglima Sudirman, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu.
Keindahan pohon tabebuya di Taman Balai Kota Among Tani, jalan Panglima Sudirman, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu.

Ada pemandangan berbeda dan jauh lebih cantik menyambut masyarakat jika datang atau melintasi di Taman Balai Kota Among Tani, Kota Batu. Taman yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Desa Pesanggrahan, itu tampak seperti di film-film Jepang dan Korea.

Keindahan itu hadir dari pohon tabebuya yang tengah mekar sempurna. Deretan pohon tabebuya itu terletak tepat di depan Taman Balai Kota Among Tani. Pohon-pohon itu berjajar rapi, berpadu antara hijaunya daun dan warna-warni bunga. 

Keindahan nuansa warna ungu dan putih tampak cantik dari kuntum-kuntum bunga tabebuya yang bermekaran. Saat angin berembus, kelopak-kelopak bunga yang menua berguguran. Seperti gambaran kelopak bunga Sakura di Jepang yang muncul saat musim semi. 

Artinya, bagi yang ingin berswafoto berada di antara keindahan bunga pohon tabebuya tidak perlu jauh-jauh datang ke Jepang. Tapi cukup datang ke Taman Balai Kota Among Tani.

Apalagi, untuk menikmati keindahan tersebut pengunjung tidak perlu merogoh kocek. Taman yang terbuka untuk umum itu,  bisa diakses gratis bagi wisatawan maupun warga yang datang. 

Selain itu, keindahan tersebut bisa semakin melengkapi kunjungan wisata ke Kota Apel itu. Wisatawan bisa mampir sejenak, kemudian dilanjutkan dengan berwisata alam atau buatan yang disuguhkan di Kota Batu.

Selain sebagai peneduh, ditanamnya tabebuya di Balai Kota Among Tani ini juga difungsikan untuk memperindah pedestrian dan taman kota. Karena itu, tidak heran jika sejak tabebuya bermekaran, tidak sedikit masyarakat yang antusias untuk berburu foto di kawasan taman balai kota. 

Tidak hanya berfoto, banyak sekali kegiatan yang dilakukan masyarakat di taman in. Mulai dengan membaca buku, senam bersama, atau bahkan mengobrol sambil duduk di deretan kursi yang tersedia. Sambil menikmati udaranya yang sejuk dan pemandangan yang indah membuat siapa saja betah berlama-lama di Taman Balaikota Among Tani.

Taman yang selalu tampak bersih itu, memang khusus dibangun sebagai upaya untuk memecah keramaian di pusat kota. Karena itu banyak orang dari luar kota memanfaatkan waktunya untuk berswafoto di sana.

Sebab, meski tidak sedang musim bunga tabebuya, taman tersebut juga menyediakan beberapa spot swafoto yang menarik. 

Reni Dwi Cahyanti, warga Kota Batu mengatakan, keindahan jajaran bunga tabebuya itu layaknya di Negera Sakura dan memang patut diabadikan. Sebab, pemandangan seperti itu tidak selalu ditemui sepanjang tahun. Melainkan di musim-musim peralihan antara kemarau ke penghujan.

“Jarang-jarang ada seperti ini, karena kan pohon tabebuya ini hanya waktu tertentu bisa bermekaran. Sehingga harus diabadikan,” ucap Reni.